MAKAM KUNO DI SITUS ANGGAREKSA, KECAMATAN LOMBOK TIMUR, KABUPATEN LOMBOK: BUKTI PENGARUH AWAL ISLAM DI LOMBOK

Gendro Keling

Abstract


Islam masuk dan berkembang di Nusantara melalui wilayah pesisir. Demikian juga perkembangan Islam di Lombok, dimulai dari wilayah pesisir menuju ke pedalaman. Penelitian ini berusaha mengidentifikasi makam di Situs Anggareksa sebagai salah satu bukti awal berkembangnya Islam di melalui pesisir Lombok Timur. Dari beberapa teori mengenai masuknya Islam di Lombok, Situs Makam Anggareksa menjadi salah satu bukti pengaruh Islam dari Sulawesi Selatan yang masuk melalui Lombok Timur. Metode yang digunakan untuk membedah permasalahan adalah observasi, wawancara, dan studi pustaka. Data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis, dengan arsiktektural, komparasi, dan analisis gaya. Penelitian di lapangan didapatkan data komplek makam di Situs Anggareksa terdapat 13 makam, 5 diantaranya menunjukkan karakterisktik makam kuno, dan sisanya adalah makam umum. Setelah dianalisis didapatkan kesimpulan bahwa makam-makam kuno ini adalah type makam bugis. Hal ini menjadi salah satu bukti pengaruh Islam yang menyebar di wilayah timur Lombok adalah dari Sulawesi Selatan


Keywords


Makam; Batu Nisan; Bugis; Islam

Full Text:

PDF

References


Agung, A.A. Gede Putra. 2009. Peralihan Sistem Birokrasi dari Tradisional Ke Kolonial. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Ambary, Hasan Muarif. 1998. Menemukan Peradaban Arkeologi dan Islam di Nusantara. Puslit Arkenas. Jakarta.

Arkenas, Puslit. 2008. Metode Penelitian Arkeologi. Pusat penelitian dan pengembangan arkeologi nasional. Badan Pengembangan Sumberdaya Kebudayaan dan Pariwisata. Jakarta. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.

Aswandikari. 2007. Konsep Tasawuf Naskah Indarjaya Sasak Kajian Filologi dan Semiotik. Mataram: Arga Puji Press.

Fadillah, Moh. Ali. 1999. Warisan Budaya Bugis di Pesisir Selatan Denpasar: Nuansa Sejarah Islam di Bali. Jakarta. Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.

Keling, Gendro. 2015. Makam Kuno Situs Geliting, Kabupaten Maumere, Nusa Tenggara Timur. Forum Arkeologi 28 (3): 187-196.

Kurnianingsih, Nur Wahyu. 2005. Kajian Etnoarkeologi terhadap Permukiman Masyarakat Dusun Segenter, Lombok Barat. Skripsi. UGM. Yogyakarta.

Asnawi. Respons Kultural Masyarakat Sasak Terhadap Islam. Jurnal Ulumuna IX Edisi 15 No. 1 (2005): 1-19.

Budiwanti, Erni. 2000. Islam Sasak: Waktu Telu Versus Waktu Lima. Penerbit LKiS. Yogyakarta.

Fadillah, Moh. Ali. 1999. W arisan Budaya Bugis di Pesisir Selatan Denpasar: Nuansa Sejarah Islam di Bali. Jakarta. Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.

Haerazi. 2010. A nalisis Wacana Naskah Lontar Megantaka dan Kontribusinya Terhadap Kearifan Budaya Lokal. Tesis. Program Pascasarjana Linguistik Terapan Universitas Negri Yogyakarta.

Keling, Gendro. 2015. Makam Kuno Situs Geliting, Kabupaten Maumere, Nusa Tenggara Timur. Forum Arkeologi 28 No. 3 (2015): 187-196.

Kurnianingsih, Nur Wahyu. 2005. Kajian Etnoarkeologi terhadap Permukiman Masyarakat Dusun Segenter, Lombok Barat. Skripsi. UGM. Yogyakarta.

Lombard, Denys. 2000. Nusa Jawa: Silang Budaya. Bagian II: Jaringan Asia. Jakarta. PT. Gramedia Pustaka Utama.

Parimartha, I Gde. 2016. Perdagangan dan Politik Nusa Tenggara 1815-1915. Penerbit Ombak. Yogyakarta.

Pires, Tom. 2015. Suma Oriental Karya Tome Pires: Perjalanan Dari Laut Merah ke Cina dan Buku Francisco Rodrigues. Ed. Armando Cortesao. Penerbit Ombak. Yogyakarta.

Rickfels, M.C. 2005. Sejarah Indonesia Modern 1200-2004 edisi terjemahan. Penerbit Serambi. Jakarta.

Sumerata, I Wayan. 2014. Jejak Peradaban Islam di Situs Dorobata, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Forum Arkeologi 27 (3): 229-238

Yaningsih, Sri. 1981. Sistem Kesatuan Hidup Setempat Daerah Nusa Tenggara Barat. Mataram. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Zamzani, Anggun. 2009. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Lombok Abad XVI-XVIII (Sebuah Kajian Sejarah Lokal dan Pembelajaran dalam IPS Sejarah). Skripsi, Jurusan Sejarah Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang.




DOI: https://doi.org/10.24832/siddhayatra.v24i2.153

Copyright (c) 2019 Siddhayatra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Balai Arkeologi Sumatera Selatan
(e-ISSN : 2598-1056 p-ISSN : 0853-9030)
Powered by OJS.

Designed by Hafidhir Rahman.