TRADISI LISAN DAN JEJAK MASA PRA SEJARAH DALAM RITUAL ASYEIK DI KERINCI

Muhammad Ali Surakhman

Abstract


Salah satu tradisi awal masyarakat Kerinci sebelum adanya aksara adalah tradisi lisan, tidak sekedar sebagai alat berkomunikasi, namun lebih dari itu ia menjadi memori alat penyimpan perjalanan sejarah masa lampau berabad abad lalu. Ada berbagai bentuk tradisi lisan masyarakat Kerinci diantaranya, asyeik, tale, rangguk, mantau, dan lain lainnya. Seiring pergeseran zaman tradisi lisan ini semakin ditinggalkan. Dalam tulisan ini kita akan mencoba menjawab beberapa permasalahan. Bagaimanakah tradisi lisan dapat menyumbang pelestarian dan perlindungan benda Cagar Budaya, hubungan tradisi lisan masyarakat Keri-nci dengan tinggalan arkeologi yang terdapat di sana, dan bentuk pewarisan dan pengelolaan tradisi lisan ini. Pada tulisan ini mencoba membuktikan bahwa tradisi lisan menyimpan banyak informasi sejarah perjalanan masyarakat Kerinci dengan tinggalan arkeologinya. Dengan memakai metode observasi, pendokumentasian, pengamatan lansfung dalam kurun waktu di tentukan untuk melihat hasil setelah penelitian, dan studi pustaka. Hasil yang di dapat dengan fakta di lapangan saat ini, tradisi lisan masih memegang peranan penting da-lam memperkuat akan memori, pemikiran, dan mengembalikan nilai-nilai luhur masyarakat Kerinci serta sangat penting dalam kontribusi proses pelestarian dan perlindungan tinggalan Cagar Budaya di Kerinci.

Keywords


Tradisi Lisan; Asyeik; Prasejarah Kerinci

Full Text:

PDF

References


Alimin, Depati dan Amri Swarta. 2006. Adat dan Budaya Daerah Kerinci.: Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci.

Afria, Rengki, 2017. Warisan Migrasi Bahasa Austronesia Dalam Bahasa Kerinci, Conference: dalam Seminar Internasional Migrasi Bahasa Austronesia, At Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Indonesia

Bynon, Theodora. 1979. Historical Linguistics. London: Cambridge University Press.

Guiley, Rosemary. 2008. The Encyclopedia of Witches, Witchcraft and Wicca, New York: Library of Congress Cataloging-in-Publication Data

Koentjaraningrat, S. 1997. Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: PT. Gramedia.

Kuntowijoyo. 1994. Metodologi Sejarah. Yogyakarta : PT. Tiara Wacana Yogya

Nevins, Allan. 1966. “The Uses of Oral History.” In Oral History at Arrowhead: The Proceedings of the First National Colloquium on Oral History, The Oral History Association, Columbia University.

Pudentia, ed. 2008. Metodologi Kajian Tradisi Lisan. Jakarta: Asosia Tradisi Lisan.

Surakhman, M. Ali. 2015. Khasanah Ritus Pangan Nusantara, Jakarta: Direktorat Jendral Kebudayaan, Direktorat Jendral Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Thompson, Paul, (Penj.) Yusuf, Windu W. 2012. The Voice of The Past (Suara dari Masa Silam). Yogyakarta: Om-bak,.

Voorhoeve, Petrus. 1970. “Kerintji Documents”. In Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde 126 No. 4. Hal. 369-399




DOI: https://doi.org/10.24832/siddhayatra.v25i2.179

Copyright (c) 2020 Siddhayatra: Jurnal Arkeologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Balai Arkeologi Sumatera Selatan
(e-ISSN : 2598-1056 p-ISSN : 0853-9030)
Powered by OJS.

Designed by Hafidhir Rahman.