RUMAH GDANG DAN PENYIMPANAN ARTEFAK BUDAYA DI KERINCI

deki Syaputra ZE

Abstract


Artefak adalah kajian utama arkeologi atau yang dikenal dengan ilmu sejarah kebudayaan material. Di wilayah Kerinci artefak budaya disimpan pada Balai Adat yang dikenal dengan nama Rumah Gdang, hal ini karena artefak tersebut dianggap sebagai pusaka dan tidak jarang benda tersebut di keramatkan. Sehingga sulit untuk mengakses dan melihat artefak budaya tersebut sesuai dengan waktu yang diinginkan seperti halnya galeri budaya maupun museum dan menjadikan masyarakat tidak memiliki pengetahun terhadap artefak budaya tersebut khususnya bagi generasi muda. Oleh karena itu, melalui artikel ini penulis berusaha menghadirkan bentuk peranan dan bukti Rumah Gdang sebagai tempat penyim-panan benda pusaka disamping sebagai pusat atau balai permusyarawatan adat dalam setiap dusun atau luhah. Jadi dengan adanya penjelasan tentang posisi dan tatacara penyimpanan artefak budaya sebagai benda pusaka pada Rumah Gdang dan mengidentifikasi beberapa artefak budaya yang menjadi koleksi dan tersimpan pada beberapa Rumah Gdang di Keri-nci. Sehingga dapat mengetahui peranan penting Rumah Gdang dan keberadaan artefak se-bagai pusaka yang tersimpan di dalamnya.


Keywords


Rumah Gdang; Artefak; Kerinci

Full Text:

PDF

References


Aken, Van. 1915. “Nota Betreffende de Afdeeling Korintji”. Dalam Medeeling Encyclopedisch Bureu Aflevering, VIII. Batavia: Papyrus.

Ali, Yunasri, dkk,. 2005. Adat Basandi Syara’ Sebagai pondasi Membangun Masyarakat Madani di Kerinci. Kerinci: STAIN Kerinci Press.

Djakfar, Idris dan Indra Idris. 2001. Men-guak Tabir Prasejaraah Di Alam Kerinci. Kerinci: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Hasibuan, M, Sanjiva Refi. 2014. “Karakter Lanskap Budaya Rumah Larik di Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi”. Dalam Jurnal Lanskap Indonesia Vol 6 No 2. Bogor: Institut Pertanian Bogor. Hal. 13-20.

Hidazah, Zulyani. 2015. Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor.

Jauhari, Budhi Vrihaspathi dan Depati Eka Putra. 2012. Senarai Sejarah Kebudayaan Suku Kerinci. Kerinci: Bina Potensia Aditya Mahatva Yodha.

Kozok, Uli. 2006. Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah Naskah Melayu Yang Tertua. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Nofrial. 2006. Rumah Etnik Kerinci Arsitektur dan Seni Ukir. Sumatera Barat: LPPMPP ISI Padang Panjang.

Schefold, Reimar. 2009. “Kerinci Tradisional Architecture”. Dalam From Distant Tales: Archaeology and Ethnohistory in the Highland of Sumatra. Newcastle: Cambridge Scholar Publishing.

ZE, Deki Syaputra. 2018, “Pesisir dan Pedalaman: Hubungan Kerinci dengan Jambi dan Indrapura dari Tahun 1830 hingga 1950 M". Tesis. Padang: Prodi Ilmu Sejarah Program Pascasarjana Universitas Andalas.




DOI: https://doi.org/10.24832/siddhayatra.v25i1.188

Copyright (c) 2020 Siddhayatra: Jurnal Arkeologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Balai Arkeologi Sumatera Selatan
(e-ISSN : 2598-1056 p-ISSN : 0853-9030)
Powered by OJS.

Designed by Hafidhir Rahman.