Megalitik Dalam Konteks Kekinian; Legenda Dibalik Batu Larung (Kajian Etnografi Mengenai Hubungan Mitos dan Artefak Megalit)

Muhamad Nofri Fahrozi

Abstract


Batu larung merupakan satu dari tinggalan megalitik yang masih tersebar di wilayah merangin. Eksistensi batu larung saat ini memiliki makna tersendiri dalam struktur masyarakat merangin. Batu larung saat ini dimaknai sebagai simbol tertentu yang memiliki fungsi dalam masyarakat. Penelitian ini mengkaji fenomena batu larung di tengah masyarakat merangin. Dengan metode wawancara etnografi dan merefleksikan data arkeologi penelitian ini mendefinisikan masyarakat merangin modern dan mengkaitkannya dengan konsep Batu Larung tersebut. hasil penelitian menunjukan bahwa mitos tertentu yang menyebabkan eksistensi batu larung tetap terjaga


Keywords


Larung Stone; Myth; Merangin

Full Text:

PDF

References


Budisantosa, Tri Marhaeni. 2012. “Laporan Penelitian Arkeologi Megalitik Sungai Tenang, Kabupaten Merangin Provinsi Jambi”. Balai Arkeologi Palembang, Tidak terbit

Danandjaja, James. 2002. “ Folklore Indonesia Ilmu Gosip Dongeng dan Lain lain” .Grafiti. Jakarta.

Ihromi, T.O. 2000. “Pokok-pokok Antropologi Budaya”. Yayasan Obor Indonesia. Jakarta.

Poerwanto Hari. 2008. “ Kebudayaan dan Lingkungan dalam Perspektif Antropologi”. Pustaka Pelajar. Yogyakarta

Syam, Nur. 2007. “Mazhab-Mazhab Antropologi”. LKIS Pelangi Aksara. Yogyakarta




DOI: http://dx.doi.org/10.24832/siddhayatra.v20i2.86

Copyright (c) 2015 Siddhayatra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

© Balai Arkeologi Sumatera Selatan. Siddhayatra
(e-ISSN : 2598-1056 p-ISSN : 0853-9030)
Powered by OJS.

Designed by Hafidhir Rahman.