PENYELAMATAN ARCA-ARCA MEGALITIK SITUS PADANGPERIGI KABUPATEN LAHAT

Agus Sudaryadi

Abstract


Penemuan benda purbakala atau sekarang disebut cagar budaya seringkali terjadi karena adanya laporan masyarakat. Itu pun terjadi pada arca-arca megalitik di Desa Padangperigi. Hasil peninjauan menunjukkan arca-arca tersebut dalam kondisi memprihatinkan karena terkena/terendam air sepanjang hari dari sebuah parit. Arca yang lain terkubur sebatas leher dengan kepalanya di dalam parit. Untuk itu perlu dilakukan ekskavasi penyelamatan agar benda cagar budaya tersebut tidak mengalami kerusakan. Ekskavasi ditujukan untuk mengetahui keseluruhan bagian arca, mengalihkan parit, sekaligus untuk menata lingkungannya.


Keywords


Megalitik; Arca; Ekskavasi Penyelamatan; Lahat

Full Text:

PDF

References


Abdillah, Dariusman dan Ni Komang Ayu Astiti, 2012, Sumber Daya Arkeologi Dalam Pembangunan Kabupaten Lahat, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lahat

Alfitri dan Abdul Kholek., 2012, “Melacak Temuan Arkeologi Sebagai Identitas Budaya di Sumatera Selatan. Dalam Bambang Budi Utomo (ed). Musi Menjalin Peradaban Warisan Budaya Sebagai Identitas. Gemilang Press

Bellwood, Peter. 1987, “The Prehistory of Island Southeast Asia: A Multidisciplinary Review of Recent Research”. Journal of World Prehistory, Vol. 1, No. 2.

Lelono, T.M Hari, 2008. “Tradisi Megalitik dalam Tata Ruang Pemukiman Tengger”. Dalam Kumpulan Makalah Pertemuan Ilmiah Arkeologi XI, Jakarta, halaman 192-201

Harkatiningsih, Nanik dkk., 1999, Metode Penelitian Arkeologi, Departemen Pendidikan Nasional, Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, Jakarta

Sudaryadi, Agus, 2014, Laporan Survei Temuan Arkeologi di Kecamatan Tanjung Tebat, Kecamatan Karang Agung, Kecamatan Karang Baru, dan Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat, serta Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan, Jambi: Balai Pelestarian Cagar Budaya Kota Jambi (tidak diterbitkan)

Sudaryadi, Agus, 2015, Laporan Ekskavasi Penyelamatan Situs Padangperigi, Desa Padangperigi, Kecamatan Tanjung Tebat, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan, Jambi: Balai Pelestarian Cagar Budaya Kota Jambi (tidak diterbitkan)

Sukendar, Haris dan Sukidjo, 1983/1984, Naskah Studi Kelayakan Megalith Pasemah di Tinggihari Kab. Lahat (Sumsel), Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Wilayah Propinsi Sumatera Selatan, Proyek Pemugaran dan Pemeliharaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala Sumatera Selatan

Sukendar, Haris, 2003, Megalitik Bumi Pasemah Peranan Serta Fungsinya, Jakarta: Badan Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata, Deputi Bidang Pelestarian dan Pengembangan Budaya

Wales, H.G Quaritch, 1953, The Mountain of God A Study in early Religion and Kingship, Bernard Quaritch Ltd.




DOI: http://dx.doi.org/10.24832/siddhayatra.v21i1.13

Copyright (c) 2016 Siddhayatra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

© Balai Arkeologi Sumatera Selatan. Siddhayatra
(e-ISSN : 2598-1056 p-ISSN : 0853-9030)
Powered by OJS.

Designed by Hafidhir Rahman.