PENELITIAN ASPEK MEGALITIK PADA BATU MEJA DI SITUS DESA WAEYASEL, KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT PROVINSI MALUKU

Karyamantha Surbakti

Abstract


Batu meja dalam khasanah arkeologi dikenal sebagai tinggalan dengan ciri yang mengarah sebagai media pemujaan ataupun altar persembahan. Batu ini hingga sekarang masih terletak insitu di Desa Waeyasel. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai upaya dalam melihat tinggalan batu meja yang penggunaannya masih menunjukkan tradisi megalitik yaitu pemujaan roh leluhur. Penelitian ini menggunakan tiga cara dalam pengumpulan data yaitu, survei, observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah pengunaan beberapa sajian di batu meja seperti rokok, makanan dan uang logam dijadikan media sesembahan untuk ritual tertentu oleh masyarakat hingga dewasa ini. Kesimpulan penelitian adalah adanya faktor keselarasan penduduk dengan roh leluhur menyebabkan ritual ini masih terus berlangsung dalam masyarakat setempat.

Keywords


Megalitik; Batu Meja; Penyembahan Leluhur

Full Text:

Untitled

References


Binford, Lewis R. 1972.An Archaeological Prespective. New York, San Fransisco: London Seminar Press.

Endraswara, Suwardi. 2006. Metode, Teori, Teknik Penelitian Kebudayaan.Sleman: Pustaka Widyatama.

Handoko, W. 2015. “ Budaya Megalitik Di Kepulauan Lease, Maluku: Antara Tradisi dan Budaya Integrasi” Hal. 377 Dalam Pernak Pernik Megalitik Nusantara. Yogyakarta: Galang Press.

Handoko, W & Salhuteru, M. 2015. “Kearifan Budaya Dan Keberlanjutan Religi Megalitik Pulau Seram Provinsi Maluku Hal. 397 Dalam Pernak Pernik Megalitik Nusantara. Yogyakarta: Galang Press.

Herkovits, Mcville J, 1952. ”Anthropology and Economics”. The Economic Life of Primitive Peoples. New York. Knopf.

Prasetyo, B. 2004. Religi Pada Masyarakat Prasejarah di Indonesia. Jakarta: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Prasetyo, B. 2008. Penempatan Benda-Benda Megalitik Di Kawasan Lembah Iyang-Ijen Kabupaten Bondowoso Dan Jember Provinsi Jawa Timur, Disertasi. Jakarta: Program Pascasarjana UI.

Pritchard, Evans, E.E. 1984. Teori-teori Tentang Agama Primitif. Yogyakarta: PLP2M.

Soejono, R.P. 1996. “Jaman Prasejarah di Indonesia”. Sejarah Nasional Indonesia I. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Balai Pustaka.

Soekmono, R. 1973. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia 1. Yogyakarta: Kanisius.




DOI: http://dx.doi.org/10.24832/siddhayatra.v21i2.21

Copyright (c) 2016 Siddhayatra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

© Balai Arkeologi Sumatera Selatan. Siddhayatra
(e-ISSN : 2598-1056 p-ISSN : 0853-9030)
Powered by OJS.

Designed by Hafidhir Rahman.