RITUAL ASYEIK SEBAGAI AKULTURASI ANTARA KEBUDAYAAN ISLAM DENGAN KEBUDAYAAN PRA-ISLAM SUKU KERINCI

Hafiful Hadi Sunliensyar

Abstract


Penelitian terhadap ritual Asyeik ini bertujuan untuk mengetahui percampuran antara kebudayaan Islam dengan kebudayaan pra Islam Kerinci. Akulturasi ini tercermin dari berbagai benda-benda arkeologi yang digunakan dalam ritual Asyeik serta dari mantra-mantra yang diucapkan. masalah percampuran kebudayaan maka dalam penelitian ini digunakan teori akulturasi. Penelitian ini dilakukan di wilayah kecamatan Siulak dan Siulak Mukai yang dilakukan secara bertahap. Pada tahap observasi dilakukan studi kepustakaan bertujuan untuk mengumpulkan sumber kepustakaan yang diperlukan dan digunakan dalam riset lapangan yaitu wawancara dan observasi. Selanjutnya pada tahap pengolahan data dilakukan analisis data yang telah terhimpun yakni dengan membuat pemerian yang terinci pada unsur-unsur ritual Asyeik baik unsur-unsur kebudayaan Kerinci maupun unsur-unsur kebudayaan Islam dalam ritual Asyeik. Sebagai hasil penelitian diketahui bahwa ritual Asyeik telah berkembang sesuai dengan perkembangan keyakinan masyarakat suku Kerinci. Terdapat banyak unsur-unsur kebudayaan Islam dalam penyelenggaraan ritual Asyeik dilihat dari material yang digunakan dalam upacara.

Keywords


Akulturasi; Asyeik; Budaya Islam; Kerinci; Budaya

Full Text:

Untitled

References


Bellwood, Peter, 2000.,”Prasejarah Kepulauan Indo-Malaysia Edisi Revisi”, jakarata, Gramedia Pustaka Utama

Budisantosa,Tri Marhaeni. 2015. “Megalit dan Kubur Tempayan Dataran Tinggi Jambi dalam Pandangan Arkeologi dan Etnosejarah”. Jurnal Berkala Arkeologi Vol.35 edisi No. 1, Balai Arkeologi , Yogyakarta.

Depdikbud. 1980. “Analisis Kebudayaan”. Jakarta : Balai Pustaka

Ekatjati, Adi. S. 1976. “Penyebaran Islam di Pulau Sumatera”. Jakarta, Sanggabuana

Haryono, Timbul, 2001, “Logam dan Peradaban Manusia, Yogyakarta”, Medprint Offset

Ja’afar. 1989. “Penelitian dan Pengkajian Naskah Kuno daerah Jambi I”. Jakarta,Balai Pustaka

Koentjaraningrat. 1974. “Beberapa Pokok Anthropologi”. Jakarta, Dian Rakyat

Kozok, Uli, 2006, Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah: Naskah Melayu yang tertua, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta

-------------. The Tanjung Tanah Code Of Law, with contribution Thomas Hunter, Waruno Mahdi and John Micsic

Nasution, Harun. 1974.”Islam Ditinjau dari Beberapa Aspek”. Jakarta : UI- Press

Pebrianti, Eke. 2013.’Keberadaan Tari Asik Niti Naik Mahligai di desa Siulak Mukai Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci’. Skripsi S.Pd, Universitas negeri Padang

Sachs, Curth . 1970. “Aspek-aspek Akulturasi”. Jakarta: Dian Rakyat

----------------. 1963. World History Of The Dance. Inggris: W. W. Norton & Company

Setrawati. 2002.’Asyeik Ngayun Luci dan Implikasinya dalam masyarakat Kecamatan Gunung Kerinci (Kajian Aspek Keislaman’), Skripsi S.Hum, IAIN Imam Bonjol.

Soedarsono. 1992. “Pengantar Apresiasi Seni”. Jakarta : Balai Pustaka

Voorhoeve, P. 1941, Tambo Kerintji: Disalin dari Toelisan DjawaKoeno, Toelisan Rentjong dan Toelisan Melajoe jang Terdapat pada Tandoek Kerbau, Daoen Lontar, Boeloeh dan Kertas dan Koelit Kajoe, Poesaka Simpanan Orang Kerintji,P.Voorhoeve, dengan pertolongan R.Ng.Dr. Poerbatjaraka,toean H.Veldkamp, controleur B.B., njonja M.C.J. Voorhoeve Bernelot Moens, goeroe A. Hamid,. [diketik ulang oleh C.W. Watson].

Voorhoeve, Petrus. 1970. ‘Kerintji Documents: Bijdragen tot de Taal-Land en Volkenkunde’. 126: 369-399

Yakub, Nurdin.1996. “Minangkabau Tanah Pusaka (Sejarah Minangkabau: Buku Pertama)”. Pustaka Indonesia. Bukit Tinggi

Sumber Wawancara:

Abidin, Temenggung Adil Bicaro, Tokoh adat Siulak Tinggal di desa Siulak Panjang. Wawancara pada tanggal 12 Januari 2016

Abu Seman, Salih Bujang Buriang Mirat, Tokoh Balian Saleh Tinggal di desa Koto Beringin. Wawancara pada tanggal 10 Januari 2016

M. Wahid, Jagung Batuah, Tokoh Adat Tinggal di Koto Beringin. Wawancara pada Tanggal 11 Januari 2016

Rukun Iman, Salih Kecik Sarimping Pingai, Tokoh Balian Salih. Wawancara Tanggal 20 Januari 2016




DOI: http://dx.doi.org/10.24832/siddhayatra.v21i2.23

Copyright (c) 2016 Siddhayatra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

© Balai Arkeologi Sumatera Selatan. Siddhayatra
(e-ISSN : 2598-1056 p-ISSN : 0853-9030)
Powered by OJS.

Designed by Hafidhir Rahman.