PEMUKIMAN ORANG MELAYU DI BANGKA

Aryandini Novita

Abstract


Sejarah lokal menyebutkan bahwa pemukiman Melayu yang tertua di Pulau Bangka terdapat di Kota Muntok, yaitu Kampung Tanjung. Dalam perkembangan selanjutnya pemukiman tersebut berkembang lagi ke arah timur yaitu Kampung Pekauman Dalam, Kampung Pemohon dan Kampung Petenun. Saat ini Kampung Pemohon dikenal sebagai Kampung Ulu dan Kampung Petenun dikenal sebagai Kampung Teluk Rubia; sedangkan Kampung Pekauman Dalam sudah tidak diketahui lagi. Persebaran etnis Melayu di Pulau Bangka erat hubungannya dengan sejarah pertambangan timah di pulau ini. Dengan didirikannya  pusat-pusat pengawasan penggalian timah yang dinamakan pangkal yang tersebar di sejumlah wilayah Bangka menyebabkan adanya pemukiman-pemukiman baru yang salah satunya didiami oleh kelompok etnis Melayu. Hingga saat ini selain di Muntok pemukiman Melayu juga masih ditemukan di Kota Pangkalpinang dan Sungailiat.


Keywords


Orang Melayu; Arsitektur Bangunan; Timah

Full Text:

PDF

References


Adiyanto, Johannes, 2006. Rumah Panggung di Palembang (Sekilas tentang Rumah Limas dan Rumah Gudang). tidak diterbitkan

Erman, Erwita, 2009. Menguak Sejarah Timah Bangka-Belitung. Yogyakarta: Ombak.

Heidhues, Mary F Somers, 2008. Timah Bangka dan Lada Mentok. Jakarta: Yayasan Nabil

Idi, Abdullah. 2006. Bangka. Sejarah Sosial Cina dan Melayu. Yogyakarta: Ar-Ruzz.

Novita, Aryandini, 2011. “Arsitektur Tradisional Melayu di Kota Muntok” dalam Asia Tenggara dalam Perspektif Arkeologi hal. 205-234. Palembang: Balai Arkeologi Palembang

Sujitno, Sutedjo, 2011. Legenda dalam Sejarah Bangka. Jakarta: Cempaka Publishing

Sukiman, Djoko, 2000, Kebudayaan Indis dan Gaya Hidup Masyarakat Pendukungnya di Jawa (Abad XVII - Medio Abad XX). Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya.

http://kota-city.blogspot.com/2010/09/corak-penempatan-seni-bina-dan-ruang.htm diunduh tanggal 30 Maret 2011

http://melayuonline.com/ensiclopedy/?a=a05WL3MveVRteDdaM2dl=&l=arsitektur-kepulauan-bangka-belitung diunduh tanggal 21 April 2011

http://resam-melayu.com/2010/08/rumah-melayu-tradisional.html diunduh tanggal 27 Januari 2011




DOI: http://dx.doi.org/10.24832/siddhayatra.v22i1.61

Copyright (c) 2017 Siddhayatra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

© Balai Arkeologi Sumatera Selatan. Siddhayatra
(e-ISSN : 2598-1056 p-ISSN : 0853-9030)
Powered by OJS.

Designed by Hafidhir Rahman.