Jalur Pelayaran Perdagangan Sriwijaya yang Strategis dan Perekonomiannya pada Abad Ke-7 Masehi

kabib kabib kabib

Abstract


ABSTRAK

Jalur Pelayaran Perdagangan Sriwijaya yang Strategis dan Perekonomiannya  pada Abad Ke-7 Masehi

Oleh:

Kabib Sholeh

habibsholeh978@gmail.com

 

Secara geografis Sriwijaya memiliki letak kestrategisan pada jalur pelayaran perdagangan yang dilewati para pedagang asing pada abad ke-7 Masehi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis jalur pelayaran perdagangan Sriwijaya yang menguntungkan perekonomian Sriwijaya, untuk menganalisis kegiatan perdagangan Sriwijaya dan bagaimana strategi Sriwijaya dalam mempertahankan perekonomiannya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode historis dengan pendekatan keilmuan ekonomologis, politikologis dan sosialogis. Langkah-langkah metode historis adalah heuristik atau pengumpulan sumber, verifikasi sumber, interpretasi atau penafsiran sumber dan historiografi atau penulisan sejarah. Kerajaan Sriwijaya adalah kerajaan maritim yang berkuasa di laut dan hasil perekonomiannya diperoleh dari berdagang dan hasil bea pajak. Sriwijaya mampu menjadi penguasa sekaligus pengendali perdagangan di jalur-jalur pelayaran milik Sriwijaya. Sriwijaya menerapkan monopoli perdagangan bagi para pedagang asing yang singgah di Sriwijaya. Dalam mempertahankan keamanan di jalur-jalur pelayaran perdagangan, Sriwijaya mengerahkan seluruh kekuatan armada lautnya dengan dibantu oleh para perompak yang sudah ditaklukan Sriwijaya serta dengan sebuah perjanjian yang saling menguntungkan diantara kedua belah pihak.


Keywords


jalur pelayaran perdagangan, Sriwijaya, perekonomian

Full Text:

PDF

References


Achadiati, Y. 1988. Sejarah Peradaban Manusia “Zaman Sriwijaya”. Jakarta: P.T Gita Karya.

Daldjoeni, N. 1984. Geografi Kesejarahan II Indonesia. Bandung: Percetakan Offset Alumni Kotak Pos Anggota IKAPI.

Dick-Read, Robert. 2008. Penjelajahan Bahari “Pengaruh Peradaban Nusantara di Afrika”. (Terjemahan). Bandung: PT. Mizan Pustaka.

Daliman, 2015. Metode Penelitian Sejarah, Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Kurnia, Nia dan Sholihat Irfan. 1983. Kerajaan Sriwijaya. Jakarta: PT. Girimukti Pasaka.

Munoz, Paul Michel. 2009. Kerajaan-kerajaan Awal Kepulauan Indonesia dan Semenanjung Malaysia. “Perkembangan Sejarah dan Budaya Asia Tenggara” (Jaman Pra Sejarah – Abad XVI). Yogyakarta: Mitra Abadi.

Poesponegoro, Marwati Djoened dan Nugroho Notosusanto. 1990. Sejarah Nasional Indonesia II. Jakarta: Balai Pustaka.

Soeroto. 1975. Sriwijaya Menguasai Lautan. Jakarta: Mutiara

Suleiman, Styawati, Rumbia Mulia. 1979. Pra Seminar Penelitian Sriwijaya. Jakarta: P.T. Rora Karya.

Tim Penelitian Arkeologi Palembang. 1992. Himpunan Hasil Penelitian Arkeologi di Palembang Tahun 1984-1992. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Depdikbud.

Utomo, Bambang Budi. 2010. Ekspedisi Sriwijaya Mencari Jalur yang Hilang. Palembang: Balai Arkeologi Palembang.

Vlekke, Bernard H.M. 2008. Nusantara Sejarah Indonesia. (Terjemahan). Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia (KPG).

Wolters, W.O. 2011. Kemaharajaan Maritim Sriwijaya dan Perniagaan Dunia Abad III-Abad VII. (Terjemahan). Jakarta: Komunitas Bambu.




DOI: http://dx.doi.org/10.24832/siddhayatra.v22i2.79

Copyright (c) 2017 Siddhayatra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

© Balai Arkeologi Sumatera Selatan
(e-ISSN : 2598-1056 p-ISSN : 0853-9030)
Powered by OJS.

Designed by Hafidhir Rahman.